NFC dalam Praktik bersama autotrade gold

NFC dalam Praktik bersama autotrade gold – Membayar Bisa Lebih Cepat –

Aplikasi NFC yang paling populer adalah sebagai sarana pembayaran yang cepat, bisa dengan ponsel ataupun dengan credit card. Terobosannya sudah lama dilakukan. Namun, contactless payment ini belum luas pemakaiannya. Namun, sekarang muncul perubahan dalam pasar. Para analis memperkirakan pertumbuhannya sampai 1000 persen pada tahun 2016. Alasannya, layanan pembayaran berbasis NFC semakin banyak tersedia, sebagai contoh PayPass dan PayWave. Sistem ini juga didukung oleh jaringan kartu kredit besar seperti MasterCard dan Visa.

Selain itu, provider telepon juga mulai melirik NFC. Ketika melakukan pembayaran, pengguna cukup mendekatkan ponsel NFC atau kartu kredit NFC pada terminal kasir. Pembayaran dengan nominal angka yang lebih kecil bisa langsung diproses, sedangkan untuk pembayaran lebih besar pengguna harus memasukkan kode PIN. Pada April 2015 lalu, di Eropa, terutama di Jerman melaksanakan promosi NFC besar-besaran. Sekitar 2.000 terminal kasir dilengkapi dengan pembayaran NFC. Kampanye ini melibatkan jaringan retail besar termasuk pula tiga provider telepon besar. Tinggal menunggu waktu saja bahwa Indonesia akan segera mengikutinya.

NFC: Yang Penting

NFC-Teknisnya: NFC merupakan singkatan dari Near Field Communication dan mulai diterapkan sekitar 10 tahun lalu. Standar wireless ini bekerja dengan prinsip contactless. Kecepatan transfer data termasuk rendah (max. 424 KBit per detik).

Jangkauan Pendek: Dibandingkan dengan Bluetooth atau WLAN, teknologi NFC masih lebih lambat. Selain itu jangkauannya pun lebih pendek. Saat melakukan pembayaran melalui NFC, jarak kasir dan Smartphone maksimal 4 cm satu sama lain.

NFC? NFC?: Jumlah perangkat dengan built-in NFC-Chip kian meningkat. Menurut para analis, pada tahun ini jumlah Smartphone dengan built-in NFC yang terjual diseluruh dunia mencapai 545 juta unit. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua layanan mendukung setiap NFC-Chip.

NFC Terbatas: Walaupun secara teknisnya memungkinkan, NFC-Chip tak selalu dipakai untuk segala layanan. Misalnya Apple merancang NFC Chip pada iPhone khusus untuk Apple Pay saja.

Transfer Data Secara Langsung Perangkat dapat bertukar data secara langsung. Bila memiliki dua perangkat Android yang dilengkapi dengan NFC-Chip secara back-to-back, data dapat dikirim melalui “Android Beam“. Lantaran transfer data langsung melalui NFC masih lambat, datadata yang dikirim hanya cocok untuk contact. Selebihnya melalui Bluetooth saja.

Sumber : https://teknorus.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *