Pemodelan dan Riset dari Udara ala FIN888

Pemodelan dan Riset dari Udara ala FIN888 – Dengan latar belakang kebiasaan mengoprek dari anggota pertamanya, Aeromodelling and Payload Telemetry Research Group kini memiliki banyak produk yang bermanfaat untuk kebutuhan foto udara dan riset. A PTRG (Aeromodelling and Payload Telemetry Research Group) merupakan sebuah laboratorium yang bertempat di salah satu gedung serba guna lantai 2 Universitas Telkom, Bandung. Sebelum terbentuk menjadi sebuah laboratorium, APTRG terlebih dahulu lahir sebagai komunitas. Dari namanya tentu saja laboratorium ini bergerak dalam bidang pemodelan wahana udara serta sistem pengukuran jarak jauh. Lima orang dari D3 Teknik Telekomunikasi, yaitu Dzubha, Riyadhi, Nurmajid, Fajar, dan ikhsan mendirikan komunitas ini pada 2 Juni 2011.

Saat ini, APTRG memiliki tiga divisi guna menunjang targettarget yang sudah mereka konsep dalam roadmap. Divisi-divisi tersebut adalah Divisi Mekanik yang bergerak dalam pembuatan frame dari wahana yang akan dimodelkan. Divisi ini mulai malakukan konsep dari tahap pendesainan dengan menggunakan software seperti Autocad sampai desain tersebut benar-benar direalisasikan. Divisi berikutnya adalah Divisi Sistem. Divisi inilah yang merancang serta membuat sistem kerja dari model yang telah dibuat (mulai dari pemasangan kontrol pada model berupa mikrokontroller sampai model dapat bekerja dengan baik). Divisi terakhir adalah Divisi Ground Station.

Tugas divisi ini adalah mengubah kode pada sistem control dari wahana menjadi sesuatu yang dapat dibaca oleh manusia (dalam hal ini disebut GUI (Graphical User Interface)). Selain itu, divisi ini juga bertanggung-jawab dalam merumuskan penggunaan sistem pengukuran jarak jauh sehingga jarak yang diinginkan bisa tercapai. Produk dan prestasi yang sudah diraih APTRG sudah menempuh jalan yang panjang. Dari hanya lima orang anggota saat komunitas ini dibentuk, komunitas ini kini sudah memiliki anggota dari beragam latar belakang.

Berbagai perlombaan pun sudah mereka ikuti. Sampai sat ini, produk yang telah dihasilkan diantaranya adalah hexacopter (helicopter 6 baling-baling), BEE-Sky Vision – quadcopter (helicopter berbaling-baling 4), tricopter (helicopter berbaling – baling 3), Fixed Wing (pesawat unmanned aerial vehicle), KOLIBRI (Flying wing Plane), ALARC ( Autonomous low altitude rocket control), Payload ( muatan roket), AWS ( Automatic weather station), FACO ( First Aid Copter), Simori ( Sistem mobile monitoring), dan APUK (Aerial pupuk).

Sumber : https://net89.net/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *