Disatukan Darah Polska Bag8

Perubahan itu terlihat drastis pada tahun ini. Prestasinya melesat. Kerber meraih gelar Grand Slam pertamanya di Australia Terbuka, lalu menjadi runnerup dalam turnamen Wimbledon, merebut medali perak di Olimpiade, dan akhirnya merebut gelar Grand Slam keduanya di Amerika Serikat Terbuka. Pencapaian itu lebih sempurna dua pekan lalu. Pada usia 28 tahun, ia menjadi petenis tertua yang menjadi nomor satu dunia untuk pertama kalinya. ”Ini sangat berarti.

Saat kecil, saya selalu bermimpi suatu saat akan menjadi petenis nomor satu dan memenangi Grand Slam. Kini semua mimpi itu terwujud,” ujarnya. Kerber juga menjadi petenis Jerman kedua yang menduduki peringkat pertama setelah Stef Graf pada 1987. Ia bangga bisa mengikuti jejak idolanya itu, yang diakuinya kerap memberinya nasihat dan pesan penyemangat, termasuk menjelang fnal Amerika Serikat Terbuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *