Cari Jodoh buat Smartphone Kesayangan

Maraknya smartphone saat ini membuat pentingnya kehadiran Power Bank. Sebagai pendamping setia gadget, Power Bank memang sangat diperlukan. Smartphone dan tablet kini begitu haus daya. Bisa bertahan sehari saja sudah terbilang bagus. Kebanyakan malah harus diisi ulang dua kali sehari. Kecepatan prosesor yang kian meningkat, fitur makin kompleks, dan resolusi layar makin tajam, adalah beberapa hal yang menguras daya baterai dengan cepat. Saat ini, begitu banyak merek Power Bank beredar di pasaran. Kapasitasnya juga menggiurkan, 10000 mAh, 20000 mAh, bahkan hingga 30000 ribu mAh. Harganya juga sangat bervariasi.

Cari Jodoh buat Smartphone Kesayangan

Masalahnya, benarkah semua kapasitas yang tertulis itu? Layakkah sebuah Power Bank berkapasitas 30000 mAh hanya berharga Rp250.000? Secara umum, Power Bank terdiri dari jajaran baterai isi ulang sesuai kapasitasnya, rangkaian elektronik, dan beberapa port. Namun memang banyak Power Bank abal-abal, dengan kapasitas tak sesuai antara yang tertulis dan kenyataannya. Beberapa masalah yang seringkali timbul pada Power Bank abal-abal misalnya kapasitas tidak sesuai dengan yang tertera di kardus atau bodinya, daya charge hanya tiga kali setelah itu tak bisa diisi ulang lagi (rusak), bisa merusak gadget, mudah rusak karena benturan ringan, mudah panas saat dipakai. Untuk memilih Power Bank yang bagus, ada beberapa hal yang bisa dicermati. Yang utama, cari yang berbaterai Japan Cell seperti Sanyo.

Pilihan berikutnya, baterai Samsung atau LG. Lalu jangan anggap bahwa kapasitas 5200 mAh yang tertera akan benar-benar bisa dipakai semua. Hitungannya, tegangan baterai di dalam Power Bank 3.7 V yang dinaikkan ke 5V, agar bisa mengisi ke dalam baterai ponsel yang juga 3.7 V. Jadi kapasitas sebenarnya yang bisa dipakai dari Power Bank 5200 mAh adalah (3.7 V / 5 V ) x 5200 mAh = 3848 mAh. Itu belum termasuk loss yang terjadi selama tegangan dinaikkan. Agar terhindar dari panas, cari yang punya fitur IC Protection, yang bisa melindungi baterai dari short circuit (koslet), over charge (kelebihan charge) dan over discharge (kelebihan pengosongan).

Jangan tergoda dengan harga yang sangat murah, bisa jadi tidak memiliki IC Protection sehingga baterainya mudah gembung dan rusak hanya dalam tiga kali pakai. Waspadai jika ada Power Bank yang berkapasitas besar tapi bobotnya ringan. Menurut Battery University, isi baterai adalah material Lithium yang mempunyai kepadatan energi sebesar 150-190Wh/kg. Jadi bisa diketahui kapasitas normal sebuah baterai Power Bank yang sudah diketahui beratnya. Sementara menurut seorang penjual Power Bank, salah satu cara mudah mendeteksi kualitas Power Bank adalah proses isi ulang yang wajar, yaitu 1 jam untuk tiap kapasitas 1000 mAh. Berikut beberapa Power Bank yang bisa dijadikan pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *