Mobil Hybrid Terbaik Calon Pendatang Baru

MOBIL HYBRID TERBAIK CALON PENDATANG BARU – Sebuah kesempatan emas bagi kami, un- tuk merasakan mo- bil-mobil yang belum ada di Indonesia. Karena banyak faktor yang dipertimbangkan oleh Agen Pemegang Merek (APM), 18 auto Bild indoneSia . Nissan Serena Highway Star S-Hybrid Mesin: 1.997 cc 4-silinder + motor listrik tenaga maksimum: 147 dk/5.600 rpm (mesin), 2,4 dk (motor listrik) torsi maksimum: 210 Nm/4.400 rpm (mesin), 53,6 Nm (motor listrik) transmisi: CVT/FWD P x l x t: 4.770 x 1.735 x 1.865 mm Wheelbase: 2.860 mm ground clearance: 160 mm ukuran ban: 195/60 R16 Bobot: 1.680 kg Kapasitas tangki: 60 liter 0-100 km/jam: N/A Konsumsi BBM: 15,4 km/l (klaim kombinasi) Harga: ¥ 2.841.300 (Rp 326 juta) untuk memasukan sebuah kendaraan di Indonesia. Salah satu kendaraan yang belum dihadirkan di Indonesia, ialah Nissan Serena S-Hybrid. Tidak di semua negara, menghadirkan Serena S-Hybrid, oleh sebab itu menjadi eksklusif untuk kami, ketika mencicipinya. Dari sisi eksterior, tidak ada perbedaan yang signifikan dengan Serena yang dihadirkan di Indonesia.

Semua tampak serupa secara kasat mata, tapi yang membedakan hanya melalui emblem yang bertuliskan S-Hybrid pada kedua pintu bangku baris pertama. Begitujuga dengan bagian interior, serupa dengan Nissan Serena bermesin konvensional. Fleksibilitas bangku yang dimilikinya, membuat akomodasi penumpang dan barang dapat ditempatkan secara optimal. Ketika menduduki kursi pengendara, nampak tidak ada perbedaan yang signifikan dengan Serena di Indonesia. Namun, ketika melihat panel isntrumen, baru lah kami menemukan perbedaan. Pada Serena S-Hybrid, di panel instrumen terdapat tulisan ‘Pure Drive S-Hybrid’. Sayangnya tampilan digital yang dimiliki Serena S-Hybrid, tidak terdapat indikator baterai seperti di X-Trail Hybrid yang menjadi tolak ukur untuk memanfaatkan motor listrik. Yang terpenting dari segalanya, ialah ada di ruang dapur pacu dari Serena S-Hybrid. Serena S-Hybrid menggunakan mesin yang serupa dengan X-Trail 2.0. Ia menggunakan mesin dengan kode MR20DD berkapasitas 1.997 cc dengan output sebesar 147 dk dan torsi sebesar 210 Nm pada putaran mesin 4.400 rpm.

Untuk motor listrik yang digunakan oleh Serena SHybrid, ialah SM23 yang memberikan tambahan tenaga 2,4 dk dan torsi 53,6 Nm. Motor listrik yang digunakan lebih kecil dari milik X-Trail Hybrid yang mampu memberikan tenaga 41 dk dan torsi 160 Nm. Perbedaan lainnya dengan line-up Nissan berteknologi Hybrid, Serena S-Hybrid menggunakan baterai berjenis Leadacid battery, sedangkan X-Trail Hybrid menggunakan Lithium-ion battery. Jelas, Lithium-ion battery memiliki bobot yang lebih ringan, kapasitas yang lebih besar dan mampu mengisi ulang daya listrik lebih cepat, ketimbang Lead-acid battery. Semua itu terbukti jika melihat curb weight Serena S-Hybrid yang tercatat 1.680 kg, sedangkan Serena dengan mesin konvensional hanya 1.600 kg. Tapi jangan khawatir, karena Serena S-Hybrid mampu mencatat konsumsi BBM dengan baik, yaitu dengan klaim konsumsi BBM kombinasi 15,4 km/l. Jika melihat arsip pengetesan kami, Serena Autotech dengan mesin konvensional mencatat konsumsi BBM dalam kota 9,2 km/l dan tol 14,6 km/l.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *